huruf timbul dunkin’ donuts grogol kemayoran

Sejarah

Dunkin ‘Donuts adalah restoran internasional dan waralaba makanan yang mengkhususkan diri dalam donat. Perusahaan ini didirikan pada 1950 oleh William Rosenberg di Quincy, Massachusetts.

Dunkin Donuts sekarang adalah restoran donat terbesar di dunia, dengan hampir 7.000 restoran, kios makanan di lebih dari 35 negara.

Outlet pertama di indonesia

Dunkin ‘Donuts mulai mengeksplorasi pasar Indonesia pada tahun 1985 dengan outlet pertamanya didirikan di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta. Khusus di Indonesia, franchise utama Dunkin ‘Donuts dipegang oleh Dunkin’ Donuts Indonesia.

Pemasaran

Kegiatan menggambar baru dilakukan secara bertahap dengan mengubah logo, desain interior outlet, dan berbagai perubahan lainnya. Dampak dari citra baru ini membuat Dunkin ‘Donuts terlihat lebih segar dan sesuai dengan permintaan pasar. Tetapi semua itu tidak cukup.

Logo pertama

Dunkin ‘Donuts diajukan pada tanggal 31 Maret 1955, dan didaftarkan pada tanggal 2 Februari 1960. Logonya adalah untuk gambar dan logo kata yang menggambarkan sosok dengan donat untuk kepala dan cangkir kopi dan donat tubuh mengenakan topi garnisun, dengan Dunkin ‘terpampang di kedua cangkir kopi dan topi.

Desainnya dibuat terutama dalam warna kuning dan coklat. Logo ini diterapkan pada 23 Juni 1958, terdaftar pada 23 Mei 1961, dan mulai digunakan pada 1 Juli 1964

Versi naskah dari kata-kata Dunkin ‘Donuts diajukan pada tanggal 31 Maret 1955, dan didaftarkan pada tanggal 2 Februari 1960.

Logo kedua

Logo berikutnya adalah untuk gambar dan logo kata yang menggambarkan sosok dengan donat untuk kepala dan cangkir kopi dan donat tubuh mengenakan topi garnisun, dengan Dunkin ‘terpampang di kedua cangkir kopi dan topi.

Slogan

Slogan Dunkin Donuts saat ini adalah “America Runs On Dunkin ‘”. Pada bulan Maret 2009, perusahaan meluncurkan slogan alternatif “You ‘Kin Do It!” dan meluncurkan promosi kampanye iklan senilai $ 100 juta. Kampanye Dunkin ‘Donuts’ “Worth the Trip” dibintangi oleh mengantuk “Fred the Baker” dan menampilkan slogan “Waktu untuk membuat donat”.

Istilah slogannya digunakan dalam judul otobiografi pendiri William Rosenberg, Time to Make the Donuts: Pendiri Dunkin ‘Donuts Berbagi Perjalanan Amerika.

Penghargaan

Memenangkan penghargaan dari Biro Iklan Televisi sebagai salah satu dari lima iklan televisi terbaik tahun 1980-an. Fred the Baker diperankan oleh aktor Michael Vale selama 15 tahun hingga pensiun pada 1997.

Menu

Menu yang ditawarkan oleh Dunkins Donuts adalah aneka menu donat, croissant, roti dan aneka minuman, banyaknya sih jenis kopi. Semua menunya dipampang di lighting box menu yang berada dibelakang meja kasir.

Black choco almond

Black choco almond adalah donat yang non bolong, alias ada isian cream di dalam donatnya. Diatas donatnya diberi topping coklat leleh dan taburan sedikit kacang almond roasted.

Cream di dalam donatnya adalah fla coklat. Rasanya sih coklat banget, buat yang suka coklat, ini adalah salah satu jenis donat yang cukup recommended selain triple chocolate.

Rice Single

Rice Single adalah donat yang bolong.. Kenapa jadi deskripsi donatnya dengan sebutan bolong atau non bolong ya. Haha.. Donat satu ini adalah donat dengan cream manis dan taburan rice crispy yang berperisa coklat.

Mirip kaya cereal gitu deh, rasanya cukup enak kok, donatnya lembut, sementara taburan rice crispy nya garing dan manis.

Seiring dengan tumbuhnya kesadaran Dunkin ‘Donuts yang telah dibuktikan melalui hasil survei, pada awal 2001 Dunkin’ Donuts Indonesia kembali membuat terobosan dengan menerapkan konsep baru (image baru) di masing-masing outletnya.

Hubungi Admin Kami:

Lokasi Kami:

  • Kantor Jl. Ir. H. Juanda No. 63 D Pisangan Ciputat Timur Tangerang Selatan Banten Indonesia.
  • Workshop Jl. Merica No. 26 Pondok Cabe Udik Pamulang Tangerang Selatan, Banten Indonesia.
  • Email: Amelida.adv@gmail.com



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *