Huruf timbul kayu

huruf timbul Kayu adalah salah satu yang bisa di bikin huruf timbul yang sudah lama dikenal oleh masyarakat dan merupakan bahan yang sangat sering dipergunakan,  termasuk sebagai bahan pembuatan huruf timbul, yang berfungsi sebagai mencerminkan suatu logo perusahaan.Di Indonesia terdapat banyak sekali jeniskayu yang bisa dijadikan huruf timbul dari banyaknya jenis pohon yang dihasilkan sebagai hasil yangmempunyai sifat-sifat yang berbeda. Setiap jenis tumbuhan akan memiliki hasil kayu yang berbeda sifat-sifat nya (kayu), sehingga dalam pemilihan atau penentuan jenis untuk tujuan penggunaan sesuai dengan yang diinginkan, apakah untuk konstruksi (struktur), apakah itu digunakan sebagai perabot, atau sebagai bahan untuk kebutuhan seni non struktur.

Bahan konstruksi kayu yang berasal dari pohon, dikenal antara lain sebagai huruf timbul kayu, balok persegi, balok bulat, multiplek, bahkan bentuk lain lain dari huruf timbul kayu banyak dijual di pasaran. Kayu adalah bahan alam yang tidak homogen,  yang dipengaruhi oleh pola pertumbuhan batang dan kondisi lingkungan pertumbuhan, karakteristik, sifat fisis dan sifat mekanis kayu berbeda pada arah longitudinal, radial, dan tangensial. Perbedaan ketiga arah kayu dapat dilihat potongan tampang kayu pada arah longitudinal, radial, dan tangensial, mempengaruhi kekuatan kayu, kekuatan  pada arah longitudinal lebih besar dibandingkan dengan arah radial maupun tangensial. Berikut adalah gambar susunan potongan kayu, yang diambil dari potongan sebuah pohon, bisa diolah menjadi huruf timbul kayu

Pemilihan dan penggunaan kayu untuk suatu tujuan, memerlukan pengetahuan tentang sifat-sifat kayu, pemilihan jenis kayu yang tepat serta tersedia berdasarkan sifat-sifat yang dibutuhkan, bila jenis kayu yang dibutuhkan pada suatu konstrukksi tidak diperoleh jenis kayu, dapat dipilih jenis kayu lainnya yang sesuai sifat serta karakteristiknya. Penggantian jenis kayu lain berdasarkan penggantian jenis kayu lain apabila jenis yang bersangkutan sulit didapat pada lokasi pekerjaan konstruksi bangunan yang akan atau sedang dilaksaakan. Pada masa lalu perancangan konstruksi kayu dilakukan secara dan coba-coba tanpa menggunakan perhitungan mekanika,    sehingga pemanfaatan kayu menjadi kurang optimal dan cenderung boros. Pada zaman sekarang ini melalui analisis konstruksi, analisis dan perencanaan dengan perhitungan mekanika yang detail, perencanaan konstruksi kayu dapat dilakukan secara tepat dan rasional, dengan demikian, pemakaian kayu menjadi lebih efektif dan ekonomis.

Amati nama pohon di sekitarmu, setiap daerah memiliki berbagai jenis pohon, dapatkah kamu kenali nama dan jenis pohon, seperti pohon durian, pohon pinus atau pohon kayu keras seperti jati ?.Dari jenis pohon tersebut, tentu sebagian dapat dijadikan papan atau balok kayu atau bahan lain, yang kemudian dijadikan bahan bangunan yang bersifat struktural dan non structural. Pohon pinus, akan sangat baik dijadikan kusen dan daun pintu/jendela, ini adalah bangunan non struktural, kemudian kayu jati dapat dijadikan tiang atau balok  pada bangunan rumah sebagai bangunan struktural.

  Sifat dan karakteristik  kayu

Sifat kayu tidak terlepas dari sifat “pohon”, yang  mempunyai arah serat  vertikal dan sifat arah radial, dimana kayu tersusun dari  dinding  tembok,  berupa selulosa dan hemiselulosa. Bahan kayu bersifat anisotrofik yaitu memperlihatkan sifat-sifat yang berlainan jika diuji menurut tiga arah utamanya (longitudinal, tangensial, dan radial), dan Kayu merupakan satu bahan yang bersifat higroskopik yaitu dapat kehilangan atau bertambah kelembabannya akibat perubahan kelembaman dan suhu udara di sekitarnya.

Sifat kayu yang tidak terlepas dari sifat pohon, dapat dilihat dari karakteristik pohon yang dijadikan kayu sebagai bahan konstruksi, dimana bagian bagian dari pohon terdiri dari kulit, kambium, gubal kayu, hati,lingkaran tumbuh dan jari jari kayu. Berikut  ini adalah dapat dilihat potongan bagian bagian dari sebuah pohon.yang bisa dijadikan huruf timbul kayu

Kayu sebagai bahan konstruksi, dalam prakteknya memiliki kelebihan dan kekurangan bila dibandingkan dengan bahan konstruksi lain, seperti baja, beton plastic dan lain lain. Kayu sebagai bahan konstruksi memiliki beberapa kelebihan seperti;  Berat Jenis (BJ), Keawetan Alami, Warna, Higroskopik, Berat, Kekerasan dan lain-lain.

 Kayu memiliki Berat Jenis (BJ) ringan, sehingga berat sendiri struktur menjadi ringan

 Kayu mudah didapat

 Kayu mudah dikerjakan, menggunakan alat sederhana

 Kayu memiliki nilai estetika yang tinggi

 Kayu dapat dibudidayakan, sebagai bahan dari alam,

Disini kami juga menyediakan jasa pembuatan huruf timbul

Ibu Amell (Owner)
Call Center : 0878 7801 7706 (WA)
Telp : 021- 7470 7521
Office : Jl. Ir. H. Juanda No 63 D Pisangan
Ciputat Timur Tangerang Selatan Banten Indoensia
Website : www.advertisingjakarta.com
Email : Amelida.adv@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *